Ayah…
Usiaku sebentar lagi genap 23 tahun.
Tahun ini aku ingin mendapat hadiah darimu.
Sungguh – sungguh ingin.
Aku tidak pernah meminta sebelumnya kan?
Aku tidak meminta hadiah mewah atau barang mahal.
Pun engkau sanggup dan aku percaya kau akan mengusahakannya untukku.
Aku hanya ingin engkau, Ayah.
Aku ingin pelukan hangatmu.
Aku ingin kecup dan belaian lembut darimu.
Aku ingin engkau duduk disampingku.
Mengantarkanku beranjak usia.
Bercerita tentang pengalaman hidupmu.
Menceritakan perjalanan hidupku.
Aku ingin mencium tanganmu.
Boleh kan Ayah?
Kau tau tidak Yah?
Aku merindukanmu, sungguh – sungguh rindu.
Rindu ini telah bernanah, busuk, pecah, kering, terkelupas, dan bernanah lagi.
Aku ingin memelukmu.
Erat.
Sangat erat.
Tuhan..
Aku tau, aku belum menjadi manusia yang patuh sepenuhnya.
Belum menjadi seperti yang Engkau minta.
Tapi Kau lihat kan ruang kosong yang sudah kerontang ini?
Ruang yang telah terkunci lama.
Ini untuk Ayah, Tuhan…
Untuk Ayah.
Izinkan ya, Tuhan….
14 Januari 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar